Home Nasional Otonomi Politik Ekonomi Hukrim Sport LifeStyle Metropolis Pendidikan Internasional Indeks
 
2 Pelaku Pengirim Pekerja Migran Ilegal ke Malaysia, Ditangkap Polda Riau Dan 1 DPO
Jumat, 20-05-2022 - 16:06:31 WIB
TERKAIT:
   
 

GardaTerkini.com,  Pekanbaru - Polda Riau berhasil melakukan penangkap terhadap dua orang pelaku pengiriman pekerja migran lndonesia (PMI) secara ilegal ke Malaysia.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto menyebutkan, para pelaku ini ber insial ES alias EP warga Rupat dan wanita berinisial SS warga Dumai serta ZP yang kini berstatus daftar pencarian orang (DPO).

Sunarto menjelaskan, terbongkarnya sindikat pengiriman PMI ilegal itu setelah Ditreskrimum Polda Riau mengamankan 1 kapal pompong dan 1 speedboat 2 mesin yang hendak melansir atau membawa pekerja migran Indonesia di Dusun Selomang Baru Desa Makeruh Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau pada Minggu (15/5/2022) sekitar pukul 18.45 WIB.

"Pengungkapan berawal dari ditangkapnya 1 kapal pompong dan 1 speedboat 2 mesin milik ZP alias BK yang digunakan untuk melansir atau membawa pekerja migran Indonesia tujuan Malesya," ujar Sunarto pada saat gelar konferensi pers hari Jumat (20/5/2022).

Pelaku ZP alias BK, sambung Sunarto, diketahui juga sebagai pemilik pompong dan speedboat sekaligus tekong yang membawa PMI ke Malaysia.

Saat penyergapan dilakukan, ZP berhasil kabur dengan cara menabrakkan kapalnya menerobos hutan bakau dan melarikan diri. Namun polisi berhasil mengamankan ES alias EP, yang bertugas sebagai orang yang mencarikan penumpang speed boat (tekong darat).

"Upaya pengejaran yang dilakukan oleh petugas mengalami kendala di karenakan gelapnya malam, dan situasi medan hutan bakau," kata Sunarto.

Pengembangan terus dilakukan pada keesokan harinya, pada Senin (16/5/2022) sekitar pukul 17.20 WIB, tim berhasil mengamankan pelaku lainnya seorang wanita berinisial SS di Kelurahan Pelitung Kecamatan Medang Kampai Dumai.

"SS ditangkap saat sedang membawa makanan untuk para pekerja migran Indonesia yang ditampung disebuah rumah kosong yang berada ditengah hutan," ungkap Sunarto.

Di dalam rumah penampungan itu, tim menemukan 19 orang calon migran dengan rincian 3 orang merupakan warga negara Myanmar yang akan diberangkatkan secara ilegal ke Malaysia.

Kurun waktu setengah jam kemudian, tak jauh dari lokasi penampungan awal, petugas kembali menemukan sebanyak 50 pekerja migran di sebuah ruko di Pelintung, Medang Kampai, Dumai yang juga hendak diberangkatkan ke Malaysia secara ilegal.

Penanganan ke 50 pekerja migran ini selanjutnya diserahkan ke Polres Dumai untuk dikembalikan ke tempat asal mereka.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku sudah menjalankan aktifitas ilegal ini selama 5 bulan dan telah memberangkatkan ratusan orang pekerja migran Indonesia ke Malaysia.

Pelaku ES alias EP mengaku sebagai perekrut pekerja imigran atau tekong darat yang bertugas membawa ke Dumai menuju Rupat dan mendapatkan upah Rp 4,7 juta serta tambahan sebagai tekong laut.

Sedangkan SS berperan sebagai perekrut dan penampung PMI yang berasal dari Sulsel, NTB, Jawa, Aceh, Sumut serta WNA Myanmar.

"Ia menerima upah antara Rp 5 -13 juta sesui arahan tekong laut, untuk kemudian diberangkatkan menuju Malaysia dengan menggunakan speedboat," kata Sunarto.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 4 Jo Pasal 10 UU RI Nomor 21 Tahun 2007 Tentang Pemberantasan TP Perdagangan Orang dengan ancaman hukuman penjara minimal 3 tahun dan maksimal 15 tahun dan denda sebesar Rp 600 juta.

Narto minta kepada para pelaku pelaku pengirim pekerja migran ilegal untuk menghentikan aksinya, dan pihaknya tidak segan segan menindak, siapapun yang terlibat didalamnya dan mengatakan dengan tegas.

“Saya tegaskan kepada para pelaku, hentikan aktifitas ilegal itu. Polda Riau akan menindak tegas siapapun yang terlibat dalamnya,” tegasnya sambil mengakhiri pembicaraannya.****




 
Berita Lainnya :
  • Dalam Rangka Memperingati Hut AMPI KE 44 Rayon AMPI Kecamatan Sei Rampah Mengadakan Acara
  • Oknum Wartawan di Aniaya Tetangganya, ketua SWI Sergai Minta Polisi Segera Tangkap Pelakunya 
  • Samsul Curi Becak Barang Terekam CCTV di Ciduk Satreskrim Polres Tanjungbalai
  • Polres Tanjungbalai Grebek Kampung Narkoba (GKN) di Wilayah Hukum Polres Tanjungbalai
  • Waka Polres Tanjungbalai Laksanakan Sholat Subuh Berjamaah
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Dalam Rangka Memperingati Hut AMPI KE 44 Rayon AMPI Kecamatan Sei Rampah Mengadakan Acara
    02 Oknum Wartawan di Aniaya Tetangganya, ketua SWI Sergai Minta Polisi Segera Tangkap Pelakunya 
    03 Samsul Curi Becak Barang Terekam CCTV di Ciduk Satreskrim Polres Tanjungbalai
    04 Polres Tanjungbalai Grebek Kampung Narkoba (GKN) di Wilayah Hukum Polres Tanjungbalai
    05 Waka Polres Tanjungbalai Laksanakan Sholat Subuh Berjamaah
    06 Satpolair Polres Tanjungbalai Hentikan Kapal Nelayan Tanpa Nama Guna Pemeriksaan
    07 Diduga TK Tak Beroperasi, Terima Dana BOP dari Dinas Pendidikan Sergai
    08 Di Hari Bhayangkara Ke-76, Dipimpin Kapolri, Polres Rohul Gelar Doa Bersama Lintas Agama Secara Virt
    09 Kapolda Riau Irjen Iqbal : Tingkatkan Kompetensi Kinerja & Akhlak, Pimpin Kenaikan Pangkat Personel
    10 Akui Salah, Jufrizen Minta Maaf Telah Lecehkan Profesi Wartawan Anggota PW MOI
    11 Berkendaraan Harus Pakai Helm SNI Satlantas Polres Tanjungbalai Himbau Secara Rutin
    12 Polres Tanjungbalai Laksanakan Upacara Korps Raport Kenaikan Setingkat
    13 Demi Beribadah Sholat Jum'at Satlantas Polres Tanjungbalai Laksanakan Gatur Lalin di Masjid
    14 Suprise HUT Bhayangkara ke 76, Kompi B/C Batalyon 122/TS Bawa Kue Tart Ucapkan Pada Polres Sergai
    15 Cegah Terjadinya Pelanggaran Lalin Personil Polres Tanjungbalai Laksanakan Penjagaan
    16 Personil Satpolair Polres Tanjungbalai Hentikan Kapal Tanpa Nama Guna Pemeriksaan
    17 Program Sertifikat TORA Yang di Program Pemerintah Pusat, Serahkan Pihak BPN, Dengan Cara Simbolis
    18 PDI Perjuangan Tanjung Balai Beri Hadiah Pemenang Lomba Pidato Dan Senam SICITA
    19 Wali Kota Tanjungbalai Buka Seminar Keperempuanan IPPNU
    20 Polres Serdang Bedagai Gelar Rakor Terkait Pemasangan Palang Pintu Perlintasan Kereta Api
    21 Kasus Pupuk Subsidi Menjadi Polemik Dengan Harga Selangit Petani Menjerit
    22 Pemda Malteng Lepas 63 Orang CJH
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © GardaTerkini.com | Media Online | Bertindak demi Kebenaran