Home Nasional Otonomi Politik Ekonomi Hukrim Sport LifeStyle Metropolis Pendidikan Internasional Indeks
 
Diduga Ratusan Massa Kelompok Tani Rampah (KTR) Menggelar Aksi Turun Kelapangan PT Soeloeng Laoet
Selasa, 21-06-2022 - 09:41:37 WIB
TERKAIT:
   
 

GardaTerkini.com, Serdang Bedagai - Desa Silau Rakyat  Kecamatan Sei Rampah Kabupaten Serdang Bedagai Provinsi Sumatera Utara. Ratusan massa Kelompok Tani Rampah (KTR) Rampah menggelar aksi turun kelapangan, di Kampung Banten Desa Silau Rakyat Kecamatan Sei Rampah Kabupaten Serdang Bedagai Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Senin (20/6/2022).

Pantauan wartawan dilokasi tampak ratusan personil Polres Sergai turut serta untuk menjaga keamanan dilokasi. Terlihat ada juga puluhan Satpam dari pihak PT. Soeloeng Laoet berjaga-jaga. Kedua belah pihak juga sempat adu argumentasi.

Dilokasi berdiri sejumlah plang, diantaranya bertuliskan, "DILARANG memasuki, melakukan kegiatan tanpa izin di areal tanah ini. Tanah ini milik PT Soeloeng Laoet berdasarkan SK HGU NO.40/HGU/KEM-ATR/BPN/V/2021.

Dan akhirnya kesepakatan bersama, massa Kelompok Tani  Rampah membentangkan spanduk dan membuka tenda berdiskusi dan berjanji hanya untuk laporan.

Terdapat juga spanduk dibawa massa Kelompok Tani Rampah yang bertuliskan "Berantas Mafia Tanah," dan ada juga spanduk yang bertuliskan, "Kembalikan Lahan Masyaraka. Dalam aksi tersebut turut serta dari Lembaga Swadaya Masyarakat Penjara (LSM) dan Sedulur Jokowi.

Koordinator Wilayah Sumatera Sedulur Jokowi, Jansen Leo Siagian mengatakan maksud dan tujuan kami kesini untuk membuka atau membangunkan BPN yang tertidur.

"Kami rakyat tidak mau merusak, kami tidak mau anarkis dan tidak mau bakar-bakar," ucapnya dengan tegas.

"Keamanan kita dijaga, kita koperatif semua. Tidak ada yang saling membenci. Semua kita anak bangsa," ujar dihadapan massa Kelompok Tani Rampah.

"Kami menolak HGU yang tak taat azaz clear and clean, karena yang berhak mematok lahan ini adalah BPN,"tegas Leo.

Sementara Ketua Kelompok Tani Rampah, Musanif Saragih ketika diwawancarai mengatakan kita melakukan aksi penolakan HGU yang cacat hukum dan tidak sesuai dengan prosedur dan tidak taat azas clear and clean.

"Kita kesini dalam rangka termasuk ulang tahun gitu, pematokan ulang tanggal 20 Juni. Karena kebetulan tahun 2017 dilakukan pematokan ulang, karena patok-patok pada saat itu dihilangkan atau dirusak,"jelasnya.

Saat ditanya oknum mana yang merusak, dia menjawab, besar dugaan kami dari PT Soeloeng Laoet. Musanif juga mengatakan lahan yang disengketakan sekitar 942 Hektare sesuai dengan peta bidang yang telah dikeluarkan oleh BPN dan ditandatangani oleh Ir. Embun Sari. Jadi peta bidang tanahnya dikeluarkan tahun 2014.

"Yang berhak mematok itu sebenarnya adalah BPN. Kita melakukan aksi kelapangan ini dalam rangka ulang tahun. Pematokan ulang tahun 2017 tanggal 20 Juni. Untuk supaya kita membuka hati nurani dari pihak BPN supaya mengukur kembali yang sudah disepakati tahun 2013,"tegasnya.

Sementara itu Humas PT Soeloeng Laoet, Dimas Prasetyo, saat diwawancarai wartawan mengatakan terkait aksi hari ini, sebaiknya menurut kami dilakukan melalui gugatan Pengadilan dan bagi kami aksi pada hari ini juga tidak memiliki izin. Karena saya tadi minta izin nya, mereka tidak bisa memperlihatkan izinnya,"ujarnya.

Ketika disinggung wartawan, izin seperti apa yang dimaksud pihak PT. Soeloeng Laoet.
"Ya, izin memasuki wilayah kami pak. Kami memiliki izin HGU yang masih aktif "imbuhnya.

Dijelaskan Dima, kami sebagai perusahaan CSR kami lengkap. Dalam artian kami berbuat kepada masyarakat. Di Kampung Banten ada Masjid rusak kami perbaiki. Bahkan kami bangun sekolah SD dan SMP didalam, gurunya yang honorer kami bantu gajinya.
"Harapan kami ini kan HGU sudah terbit. Sudah sah secara negara, ya sudah jangan diganggu-gangu lagi," harapnya.

Dia juga mengatakan jumlah karyawan PT Soeloeng Laoet sekitar 700 orang, artinya kami juga peduli dengan masyarakat.
"700 karyawan berarti kami menghidupi 700 Kepala Keluarga. Berarti kami menyekolahkan anak-anak mereka. Karyawannya dari sekeliling sini aja, yang paling banyak dari Desa Sinah Kasih,"pungkasnya.(derman yatviko)




 
Berita Lainnya :
  • Dalam Rangka Memperingati Hut AMPI KE 44 Rayon AMPI Kecamatan Sei Rampah Mengadakan Acara
  • Oknum Wartawan di Aniaya Tetangganya, ketua SWI Sergai Minta Polisi Segera Tangkap Pelakunya 
  • Samsul Curi Becak Barang Terekam CCTV di Ciduk Satreskrim Polres Tanjungbalai
  • Polres Tanjungbalai Grebek Kampung Narkoba (GKN) di Wilayah Hukum Polres Tanjungbalai
  • Waka Polres Tanjungbalai Laksanakan Sholat Subuh Berjamaah
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Dalam Rangka Memperingati Hut AMPI KE 44 Rayon AMPI Kecamatan Sei Rampah Mengadakan Acara
    02 Oknum Wartawan di Aniaya Tetangganya, ketua SWI Sergai Minta Polisi Segera Tangkap Pelakunya 
    03 Samsul Curi Becak Barang Terekam CCTV di Ciduk Satreskrim Polres Tanjungbalai
    04 Polres Tanjungbalai Grebek Kampung Narkoba (GKN) di Wilayah Hukum Polres Tanjungbalai
    05 Waka Polres Tanjungbalai Laksanakan Sholat Subuh Berjamaah
    06 Satpolair Polres Tanjungbalai Hentikan Kapal Nelayan Tanpa Nama Guna Pemeriksaan
    07 Diduga TK Tak Beroperasi, Terima Dana BOP dari Dinas Pendidikan Sergai
    08 Di Hari Bhayangkara Ke-76, Dipimpin Kapolri, Polres Rohul Gelar Doa Bersama Lintas Agama Secara Virt
    09 Kapolda Riau Irjen Iqbal : Tingkatkan Kompetensi Kinerja & Akhlak, Pimpin Kenaikan Pangkat Personel
    10 Akui Salah, Jufrizen Minta Maaf Telah Lecehkan Profesi Wartawan Anggota PW MOI
    11 Berkendaraan Harus Pakai Helm SNI Satlantas Polres Tanjungbalai Himbau Secara Rutin
    12 Polres Tanjungbalai Laksanakan Upacara Korps Raport Kenaikan Setingkat
    13 Demi Beribadah Sholat Jum'at Satlantas Polres Tanjungbalai Laksanakan Gatur Lalin di Masjid
    14 Suprise HUT Bhayangkara ke 76, Kompi B/C Batalyon 122/TS Bawa Kue Tart Ucapkan Pada Polres Sergai
    15 Cegah Terjadinya Pelanggaran Lalin Personil Polres Tanjungbalai Laksanakan Penjagaan
    16 Personil Satpolair Polres Tanjungbalai Hentikan Kapal Tanpa Nama Guna Pemeriksaan
    17 Program Sertifikat TORA Yang di Program Pemerintah Pusat, Serahkan Pihak BPN, Dengan Cara Simbolis
    18 PDI Perjuangan Tanjung Balai Beri Hadiah Pemenang Lomba Pidato Dan Senam SICITA
    19 Wali Kota Tanjungbalai Buka Seminar Keperempuanan IPPNU
    20 Polres Serdang Bedagai Gelar Rakor Terkait Pemasangan Palang Pintu Perlintasan Kereta Api
    21 Kasus Pupuk Subsidi Menjadi Polemik Dengan Harga Selangit Petani Menjerit
    22 Pemda Malteng Lepas 63 Orang CJH
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © GardaTerkini.com | Media Online | Bertindak demi Kebenaran